Undang Undang RS Beraliran Apakah?
Judul tulisan di atas saya sadur dari catatan diskusinya Pak Anis Fuadi di Facebooknya Beliau. Banyak catatan kritis yang disampaikan di sana, diantaranya : UU RS hanya memperbolehkan tenaga Medis yang menjadi Direktur RS, RSUD hanya boleh menyelenggarakan pelayanan kelas 3, Pemerintah sebagai Regulator dalam pelayanan kesehatan tapi juga sekaligus sebagai pelaksana dan lain lain topik yang dibahas.
Perawatan sebagai sebuah profesi, mau tidak mau harus ikut mengkritisi lahirnya undang undang baru itu. Mengapa demikian? Baca selebihnya »
Aplikasi Standardized Nursing Language (SNL) Untuk Profesi yang Mandiri, Akuntabel dan Dihargai
Elemen-elemen asuhan keperawatan adalah semuanya, kecuali yang tidak diketahui (Nightingale, 1859). Dengan demikian, maka elemen dalam asuhan keperawatan itu sangat luas, mencakup aspek biopsikososiospiritualkultural.
Jamkesmas, Siapa Peduli
Selasa, sekitar pukul 19.30 WIB, di depan IGD RS kami tiba-tiba dikagetkan oleh suara teriakan seorang ibu. Ibu itu berteriak karena suaminya yang sakit baru datang beberapa saat di IGD tiba-tiba pinsan (coma). Para pengantar pasien lain di depan IGD pun ikut ribut berusaha memberikan pertolongan.
Sebenarnya cerita ini tidak begitu menarik, kalau saja tidak ada cerita pendahuluan yang mengawalinya. Bagaimana ceritanya? Baca selebihnya »
Sertifikat Menjadi Tidak Lagi Penting
Judul ini saya ambil dari salah seorang motivator kenamaan, Krsihnamurti. Beliau menulis catatannya tentang hal ini di http://portalnlp.com juga dalam bukunya Share the Key yang merupakan salinan dari tulisan-tulisan beliau. Selengkapnya, tulisan beliau sebagai berikut……
Pendidikan Formal vs Kompetensi
Tidak mudah memang untuk menjadi dewasa. Butuh waktu, butuh proses dan pasti butuh perjuangan. Seleksi alam telah mengajarkan kepada kita, bagaimana sampai hari ini kita masih bisa survive menjadi manusia. Dari sebuah sel telur dan zygot, Baca selebihnya »
Jasa Perawat, Saatnya Mengakhiri Perdebatan
Sampai saat ini, profesi perawat masih mencari bentuk yang pas agar sesuai dengan budaya dan kondisi Indonesia. Walaupun mungkin ini hanya asumsi saya, tapi beberapa catatan setidaknya mengarah ke itu.
Catatan itu diantaranya : Baca selebihnya »
Harapan itu Masih Ada
Komite Perawatan RSU Banyumas 20-22 Februari yang lalu diundang untuk memberikan pembekalan Pelatihan Clinical Instructure di Akper Pemkot Tegal. Ini memang berbeda dari kebiasaan “ritual” yang dilakukan oleh teman-teman pengelola pendidikan. Baca selebihnya »
The Next Generation of Nursing
Kalau boleh dibilang, saat ini ada loose generation di perawatan banyumas. Bukan karena tidak ada orang, tapi mungkin lebih karena rasa pekewuh dengan yang senior. Dan akibat dari itu, komunitas perawat yang bergabung dalam barisan fungsional, masih belum mau/enggan untuk mengambil alih Baca selebihnya »
Manajemen Issue untuk Perubahan
Hari ini betapa rasa syukur kepada Tuhan YME pantas sekali untuk aku lantunkan. Batapa tidak, dua bulan yang lalu saat pertama Launching Kamis Ilmiah, peserta yang hadir tidak pernah lebih dari 30 orang. Walaupun materi-materi yang disampaikan cukup menarik dan publikasipun dilakukan dengan baik, tapi respon temen-temen perawat pelaksana masih rendah.
Berbagai upaya pun dilakukan, sosialisasi secara terus menerus, publikasi melalui buletin juga dilakukan. Sepekan yang lalu, ada kenaikan yang cukup signifikan, peserta sudah mencapai 70 perawat pelaksana. Tapi rasanya belum puas bila belum mencapai 100 orang.
Hitungannya adalah sebagai berikut : 30 orang dari yang shift malam, Baca selebihnya »
Nyantrik 3
Akhirnya sampai juga saat yang dinanti. Koordinasi antara institusi pengelola pendidikan perawat dengan lahan praktek RSU Banyumas disepakati. Ada 20 perwakilan institusi pendidikan perawat yang melakukan MoU dengan RSU Banyumas hadir dalam launching model bimbingan RSU Banyumas yang berlabel “nyantrik”.
Diantaranya dari STIKES Gombong, D3 Kep UMP, STIKES Magelang dll. Keinginan untuk memberikan yang terbaik bagi mahasiswa perawatan akhirnya deal, dimana Baca selebihnya »

