HYPNO ANESTESI bagi PERAWAT
Ini merupakan pengalaman saya yang sangat berharga yang selama ini menjadi tanda tanya…Dalam hati Andapun bertanya bahwa hypnosis hanya akal-akalan yang bersifat mengelabui orang lain (suyet), dan berbau mistik ataupun sihir. Sebenarnya bukan sihir/mistik tetapi ilmiah dan semua Perawat bisa melakukan dan mengembangkannya
Baca selebihnya »
MuLok Unggul dalam Pasar Kerja Perawat
Sebuah pertanyaan oleh pelaksana pelayanan perawatan di rumah sakit atau lembaga layanan lainnya, “Apakah pembelajaran kurikulum fik era sekarang bagi mahasiswa keperawatan bisa menjawab trend pasar kerja bagi Perawat, dimana lingkungan kerja yang dihadapi terjadi perubahan-perubahan?” Tentu hal tersebut harus dijawab oleh dosen dan institusi pendidikan Perawat
Baca selebihnya »
PERAWAT DAN KESIAPSIAGAAN BENCANA
Bukan bermaksud latah ketika terjadi bencana terus ramai-ramai posting tentang bencana….
Ya .. betul peristiwa jebolnya Situ Gintung memang peristiwa bencana yang cukup hangat di ulas bahkan banyak posting di wordpress Indonesia yang membahas dan mengulas peristiwa ini sehingga semakin ramai dan semakin menaikan trafic kunjungan pembaca di blog yang mengulas peristiwa situ gintung tersebut.
Dari perspektif perblogan saja ternyata sudah bisa dilihat bahwa ternyata masyarakat kita baik di dunia nyata maupun di dunia maya masih sungguh reaktif terhadap fenomena bencana yang terjadi.
Reaktif yang dimaksud di sini adalah ternyata yang terekam kuat dalam memori kita adalah secepatnya kita berespon terhadap peristiwa bencana. Alias fase tanggap darurat.
POSITIVE SELF TALK penting bagi perawat
Ong Rosyadi
Mungkin karena tertarik dengan hypnosis dan pernah belajar hypnotherapy dengan Pak Lelik, suatu hari saat kelaparan makan di sebuah rumah makan ketika melihat di rak buku yang dijual terdapat buku “self hypnosis” tulisan Dodi Magis, Cht jadi tertarik untuk membeli.
Ternyata tidak sia-sia buku yang dibandrol seharga lima puluh ribu dengan bonus CD tsb. Dalam waktu singkat buku tersebut habis dibaca.
Kalau yang sudah pernah belajar konsep hypnosis mungkin beberapa hal pernah tahu, namun demikian ada beberapa hal yang menarik sebagai bahan posting kali ini.Yang menarik, bagi saya selain script hypnotherapy yang cukup jelas dan “aman” terdapat bahasan yang cukup penting mengenai POSITIVE SELF TALK.
Apa kaitannya positive self talk dengan perawat ?
Inferiority begitu istilah yang sering digunakan teman saya untuk menyebutkan penyakit kronis yang diidap oleh perawat. Batasan karakteristik untuk inferioriy ini diantaranya adalah kurang PD, ragu-ragu, tidak berani mengambil keputusan, minder, dan konon gejala yang paling parah adalah bagaikan singa ganas yang mengaum di komunitasnya sendiri (baca:perawat) tetapi bagaikan singa ompong yang ragu untuk mengaum, bila perlu buka mulut cukup menguap saja dikomunitas profesi lain. *itu yang bilang teman saya lhoo..*
Artinya… secara mental, material, spiritual, sampai finansial ternyata kita (baca:perawat) masih “terjajah”
Siapa yang “menjajah” ??? berani-beraninya menjajah komunitas profesi kesehatan yang terbanyak di negeri ini ?
Kita adalah Perawat

Beberapa informasi yang saya dengar, banyak Rumah Sakit (baca: perawat) mendirikan Komite Perawatan hanya sekedar untuk bersaing dengan Bidang Perawatan. Bahkan sampai hari kemarin pun ada seorang perawat dari sebuah rumah sakit datang ke saya, menyampaikan hal yang sama.
Merasa Memiliki Kelompok dapat Memotivasi
Dalam buku Motivate to Win, Richard Danny menulis tentang hukum Motivasi yang ke-9, berbunyi “Merasa ikut memiliki kelompok dapat memotivasi”. Hukum ini menunjukan kepada kita mengapa para supporter sepak bola mau melakukan hal-hal yang unik, mau mengeluarkan sejumlah uang hanya untuk sekedar merasa bagian dari kelompok.
Mengapa Tuhan Memberi Ujian
Sebuah tembok terdiri dari dua hal, batu bata dan semen. Tanpa keduanya, tidak ada benda yang bernama tembok. Besar atau kecil, batu bata yang tidak disemen, tidak akan menjadi tembok yang kokoh. Dan apalah artinya tembok tanpa kekohan.
Hal yang sama juga terdapat dalam hidup kita. Baca selebihnya »
Mitra Dokter Spesialis
Judul di atas mengandung pengertian yang mendalam, menarik untuk disimak dan memiliki nilai yang berarti karena sebuah penghargaan berupa “MITRA”. Dalam kamus bahasa Indonesia, mitra diartikan sebagai “1 teman; sahabat, 2 kawan kerja; pasangan kerja”. Indah sekali bila ada institusi kesehatan yang menempatkan profesi lain sebagai mitra dokter spesialis. Lebih-lebih jika program “Mitra Dokter Spesialis” dicanangkan oleh Departemen Kesehatan, yang notabene sebagai regulator kebijakan kesehatan di Indonesia.
Mengusung Perubahan Menggapai Kemenangan
Semenjak diluncurkannya blog ini mungkin bagi anda yang menyimak dan mengikuti perkembangannya ada sedikit pertanyaan yang terbersit di benak Saudara, apa maunya sih blog ini, ada perawat menulis tulisan yang terkadang terkesan mempunyai pemikiran ekstrim terkadang sedikit nyeleneh, mungkin juga aneh-aneh, kadang berbicara tentang hal yang baik-baik, kadang tulisan yang muncul malah terkesan “menjelekan diri sendiri”. Sampai ada komentar yang bernada sedih misalnya saat tulisan “perawat terjebak budaya pembantu”, “perawat yang belum merdeka” dan sebagainya.
Masalah Kronis Perawatan
Masalah kronis yang dihadapi perawat baik di institusi pendidikan maupun di institusi pelayanan adalah masalah jumlah tenaga. Bukan karena jumlah perawat yang kurang, tapi kemampuan pemerintah untuk menyerap tenaga perawat yang tidak memungkinkan. (Baca tulisan Zani Pitoyo dalam Perawat Nasibmu di http://zanipitoyo.wordpress.com). Maka rasio perawat dan pasien menjadi sangat tidak ideal, bahkan untuk memberikan pelayanan minimal saja sulit.

