Komite Keperawatan

Komunitasnya perawat pembelajar

The Power of Ngeblog

Bukannya mau menyaingi istilah yang dipopulerkan oleh Ustadz Yusuf Mansur “The Power of Giving” tapi hanya sekedar sharing cerita pengalaman saja soal nulis blog. Bahwa dengan ngeblog bisa membuat perubahan pada “nasib” seseorang, bahwa dengan ngeblog bisa membuat perubahan pada “tatanan kehidupan” dan suatu “sistem”…  *ah… yang bener nih..*

Baca selebihnya »

Agustus 19, 2008 Ditulis oleh Ong Rosyadi | resonansi | , | & Komentar

Bila Orang Aneh itu ….

Pernahkah anda ingin disebut sebagai orang aneh ? Bila anda tidak suka disebut orang aneh pernahkah anda menyadari bahwa anda mempunyai “kelainan” dari orang kebanyakan ?

Kelainan ? Memangnya nggak waras apa ? …

Ooo … bukan itu maksudnya bakat terpendam (singkong ?) atau semacam indigo itu tuh kalau dalam istihah “orang sakti” itu anak yang punya bakat khusus.. Tapi ini ceritanya nggak bicara soal supranatural.. tapi bicara tentang orang aneh ..

Dasar aneh …ngomongin kok orang aneh ?

Baca selebihnya »

Juni 20, 2008 Ditulis oleh Ong Rosyadi | resonansi | | & Komentar

Menggagas sebuah “paraplegi rehab nursing care”

Kalau anda membaca Buletin Balance edisi cetak ( yang baru beredar internal di RSU Banyumas) tentunya membaca tentang cerita pasien kita yang sekarang dirawat di bangsal M dengan kelumpuhan anggota gerak bawah atau yang dikenal dengan istilah paraplegia yang alhamdulillah oleh team Home Care kita bisa mencarikan donatur dari LAZIS Purwokerto untuk mendapatkan bantuan kursi roda.

Parapelgia ini sering disebabkan karena trauma pada vertebra, medula spinalis (tulang belakang, sumsum tulang belakang) , trauma soft tissue, maupun terjepitnya saraf disekitar tulang belakang yang disebabkan karena kecelakaan, trauma, jatuh dan sebagainya. 

Dampak dari kasus ini yang kita dapatkan di ruang perawatanpun bukan sekedar lumpuh pada kedua kakinya saja akan tetapi lebih luas dari itu. Kejadian yang sering kita jumpai adalah pasien mengalami kelumpuhan pada kedua kaki, gangguan pada Buang Air Besar, Gangguan pada saat Buang Air Kecil, belum lagi faktor ketidak mampuan untuk mobilitas yang dapat mengakibatkan luka tekan (ulkus dekubitus) karena terlalu lama berbaring dalam posisi menetap, kekakuang sendi, risiko infeksi karena infeksi saluran kencing, risiko sepsis karena infeksi pada luka, sampai masalah psikologis yang berat keputusasaan, ketidakberdayaan, sampai suatu hal yang tragis dan mengenaskan bisa terjadi pada pasien kita. Bila kita tidak peduli, hal tersebut di atas adalah suatu hal yang tidak mustahil bisa terjadi terjadi. Baca selebihnya »

April 21, 2008 Ditulis oleh Ong Rosyadi | resonansi | , , | & Komentar

PERAWAT TERPERANGKAP BUDAYA PEMBANTU

Sebuah tulisan kontribusi dari seorang perawat, sekarang aktif dibidang mutu dan riset RSU Banyumas, penggagas dan pendiri Komite Keperawatan di RSU Banyumas pada th 1999

Ronin Hidayat, M.Kes

Sebuah bangunan yang indah, kokoh berlantai lebih dari satu, berventilasi nyaman, didukung dengan jumlah dokter yang lengkap, teknologi canggih dan tenaga penunjang yang trampil, tetapi tidak ada pelayanan Keperawatan maka bangunan itu tidak bisa dikatakan sebagai Rumah Sakit dan hanya sebagai Klinik Dokter Praktek Bersama. Dengan demikian pelayanan Keperawatan di rumah sakit yang diberikan oleh profesi Perawat mempunyai peran yang sangat vital dan menentukan keberhasilan visi serta penerapan manajemen mutu terpadu rumah sakit (hospitals basic service). Pelayanan Keperawatan merupakan pelayanan yang luhur dibidang jasa kesehatan pada umumnya dan rumah sakit pada khususnya. Hal tersebut ditegaskan oleh WHO Expert Commitee on Nursing, (1983) bahwa pelayanan keperawatan adalah gabungan dari ilmu kesehatan dan seni melayani/merawat (care), suatu gabungan humanistik dari ilmu pengetahuan, filosofi keperawatan, kegiatan klinik, komunikasi dan ilmu social. Dipertegas lagi oleh WHO Expert Commitee on Nursing Practice (1996), bahwa keperawatan adalah ilmu dan seni sekaligus. Disebutkan juga keperawatan bertugas membantu individu, keluarga dan kelompok untuk mencapai potensi optimalnya dibidang fisik, mental dan sosial dalam ruang lingkup kehidupan dan pekerjaanya. Baca selebihnya »

April 10, 2008 Ditulis oleh Ong Rosyadi | resonansi | | & Komentar

Trend Center Aplikasi NANDA-I, NIC, NOC di rumah sakit

Beberapa waktu yang lalu tepatnya tanggal 13 Maret 2008 kita diundang sebagai pembicara pada seminar yang dilakukan PPNI Grobogan di RSU Purwodadi. Acara tersebut digagas oleh PPNI Kab. Grobogan sebagai rangakian Ulang Tahun PPNI yang tepatnya pada tanggal 17 Maret beberapa waktu lalu yang kita kinal sebagai “Indonesian Nursing Day”.

Pada kegiatan tersebut selain acara seremonial ulang tahun PPNI, juga dilakukan seminar dengan dua topik yang berbeda, yaitu “Standarisasi, Sertifikasi, dan Legislasi perawat” dengan pembicara dari PPNI Jawa Tengah dan “Proses keperawatan berbasis NANDA, NIC, NOC” dengan pembicara dari RSU Banyumas.

Hal yang menarik dari kegiatan tersebut adalah ternyata gaung NANDA, NIC, NOC yang pertama kali di kumandangkan oleh PSIK UGM sekitar tahun 2005 sampai saat ini masih belum semua perawat mengenal meskipun untuk mendengar istilah NANDA,NIC,NOC sudah sering mendengar akan tetapi bagaimana mengaplikasikannya masih merupakan suatu hal yang membuat penasaran. Baca selebihnya »

Maret 22, 2008 Ditulis oleh Ong Rosyadi | resonansi | | 1 Komentar

PSBHN sebagai sarana meningkatkan mutu pelayanan keperawatan

Bagi anda yang pertama kali mendengar PSBH jangan salah persepsi dulu… dua suku kata di belakang akronim tersebut memang rada-rada menggelitik bagi yang punya otak ngeres. Baca selebihnya »

Maret 6, 2008 Ditulis oleh Ong Rosyadi | resonansi | , , , , | & Komentar