Nyantrik 3

Akhirnya sampai juga saat yang dinanti. Koordinasi antara institusi pengelola pendidikan perawat dengan lahan praktek RSU Banyumas disepakati. Ada 20 perwakilan institusi pendidikan perawat yang melakukan MoU dengan RSU Banyumas hadir dalam launching model bimbingan RSU Banyumas yang berlabel “nyantrik”.

Diantaranya dari STIKES Gombong, D3 Kep UMP, STIKES Magelang dll. Keinginan untuk memberikan yang terbaik bagi mahasiswa perawatan akhirnya deal, dimana mahasiswa akan mendapatkan bimbingan yang mudah-mudahan optimal dan ideal berupa penugasan klinik tertulis, simulasi, problem solving, pre converence, bed side teaching, ronde keperawatan, post converence, observasi dan belajar mandiri.

Dengan model bimbingan yang terintegrasi dan adanya “role model” di ruang perawatan, diharapkan mahasiswa memiliki figur yang ideal, atau setidaknya figur yang aplikatif dalam merawat pasien. Mahasiswa akan mencontoh CI yang ada di lahan praktek, karena dia melihat contoh real bagaimana merawat pasien.

Banyak masukan dari teman-teman institusi pendidikan untuk perbaikan bimbingan. Beberapa contoh yang menarik diantaranya, sudahkah pasien juga memiliki program perawatan yang ditarget oleh perawat di ruang? Sebagai contoh, ketika pasien masuk ke ruang perawatan, hari pertama dilakukan apa saja, hari kedua apa dst. Ini menjadi sesuatu yang menarik, kalau seandainya bisa dilakukan, minim untuk kasus kasus yang stabil.

Masukan yang lain, pada saat mahasiswa masuk mungkin perlu ditambah bed side teaching dulu sebelum mereka mengelola pasien. Kita tahu bahwa mahasiswa selama ini baru praktek di laboratorium klinik keperawatan. yang dihadapi oleh mereka adalah pantom atau boneka. belum benar-benar berhadapan dengan kasus nyata. Maka, bed side teaching saat pertama kali setelah pre converence menjadi penting.

Ini tentu masukan yang sangat berharga. Mudah-mudahan masukan-masukan itu menjadi inovasi baru yang produktif, yang akan mengangkat kualitas mahasiswa keperawatan di masa yang akan datang.

Pada saatnya nanti, mereka lulus dari bangku kuliah diharapkan benar-benar siap bekerja, tanpa perlu lagi tengok kanan tengok kiri ketika dihadapkan pada kasus di lapangan.

Pos ini dipublikasikan di nursing artikel dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s