PERAWAT DAN FACEBOOK

Iseng aja googling dengan keyword “perawat facebook” dan hasilnya ternyata ada sesuatu yang menarik …..

Mumpung lagi musim duren..eh demam facebook siapa tahu ada perkembangan terbaru antara facebook dan perawat. Setelah menuliskan keyword dan search …dari 10 hasil pertama yang ditampilkan, 1 sampai dengan 9 hasil dari google menyebutkan ” dua orang perawat dipecat gara-gara facebook !!”

Memang kejadiannya tidak di Indonesia, tetapi beritanya seakan “diblowup” sehingga hampir semua situs berita Indonesia mewartakan. Sebagai contoh kutipan dari www.detikinet.com berikut :

Wisconsin, AS – Memajang foto di Facebook mungkin sah-sah saja, tapi tentu lain soal jika yang dipajang adalah foto sinar X yang sifatnya pribadi milik seorang pasien.

Itulah yang dilakukan dua orang perawat di Mercy Walworth Medical Center. Kedua perawat ini kasak-kusuk memotret foto sinar X milik seorang pasien dengan sebuah ponsel, setelah menduga bahwa benda yang bersarang di rektum si pasien adalah sebuah alat bantu seksual.

Si pasien sebelumnya memang mengaku bahwa dia pergi ke rumah sakit karena ada suatu benda bersarang di rektumnya. Mungkin karena menganggap bahwa hal tersebut lucu, kedua perawat tersebut memutuskan memajang foto itu di Facebook.

Ulah kedua perawat tersebut terbongkar saat ada seorang karyawan rumah sakit yang tidak diketahui identitasnya menelepon polisi, melaporkan perbuatan kedua perawat tersebut.

Akibat perbuatannya itu, seperti dikutip detikINET dari Foxnews, Senin (2/3/2009), kedua perawat jahill tersebut pun dipecat, meskipun belum diketahui apakah foto tersebut menjadi kehebohan atau tidak di Facebook.

Kalau dilihat dari konteks memang terdapat kesalahan dimana perawat “menyebarkan” rahasia pasien meskipun hal tersebut tidak disadarinya. Alih-alih ngin membuat facebooknya menjadi menarik dan banyak menarik perhatian dengan gambar yang aneh dan dianggap lucu malah berbuntut sesuatu yang jauh diluar harapan. Mungkin perlu hati-hati kali ya dalam mengekspos informasi apapun di dunia maya ini. Memang semua yang ada di dunia maya ini punya segi positif dan negatif, termasuk facebook.

Ramadoni menulis Segi positif negatif facebook :

Positif:

1. memperluas jaringan pertemanan, dengan Facebook saya bisa mendapat teman-teman baru yang Alhamdulillah baik, namun ada juga yang sepertinya kurang bermaksud baik dan semua itu kembali ke kita bagaimana menanggapinya.
2. mempererat tali silaturahmi, dengan FAcebook saya bertemu kawan-kawan lama saya dan akhirnya komunikasi dapat berlanjut hingga sekarang, sampai-sampai bisa mengadakan reuni kecil-kecilan. =>
3. mempermudah syiar, sebagai seorang Muslim sudah kewajiban untuk saling mencerahkan dan dicerahkan satu sama lain dan dengan Facebook peran tiap-tiap muslim sebagai da’i menjadi lebih mudah.
4. cepat mendapatkan informasi terkini tentang teman kita.
5. media refreshing, gak tau kenapa saya selalu bisa menjadi lebih rilex ketika membuka Facebook, jangan-jangan ini tanda-tanda addicted yah?? hehe…=>
6. meningkatkan angka penjualan, bagi anda yang memiliki bisnis atau usaha Facebook merupakan media promosi yang gratis dan sangat efektif bagi usaha Anda.

Negatif:

1. Informasi/data pribadi Anda terancam, hati-hati dalam memasukkan data-data yang bersifat sangat pribadi karena bukan tidak mungkin akan dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
2. Awas kecanduan, yup saya cukup banyak mendengar orang-orang yang akhirnya malahan addicted sama Facebook dan akhirnya urusan mereka menjadi terbengkalai, intinya berusahalah proporsional dalam menggemari apapun… karena Allah tidak suka orang-orang yang berlebihan.
3. beberapa berpendapat kalau facebook berperan dalam pendanaan Israel ketika menyerang Palestina, untuk hal ini saya sarankan untuk mengkaji lebih dalam lagi dan kembalikan kepada niat Anda dalam ber-facebook, karena bila kita saksikan malahan facebook adalah media yang paling efektif dalam membangun image anti-israel.
4. Informasi menjadi semakin mudah diputar-balikan, kalau ini sebetulnya merupakan dampak negatif dari internet secara umum, dan tentu saja akhirnya masuk ke dalam dampak negatif facebook

Terlepas dari itu semua disadari atau tidak pemberitaan ini tidak lepas dari rahasia umum bahwa ada “perseteruan” diantara raksasa-raksasa dunia maya (google, yahoo, dsb) yang menurut info yang beredar “menyerang” facebook yang sedang naik daun itu. Benar atau tidak ,apakah pemberitaan ini merupakan imbas dari persainggan di dunia maya ? Kita tidak tahu …

Dan ironisnya dalam berita tersebut perawat dijadikan komoditas untuk mendongkrak nilai berita tersebut. Padahal kejadian seperti ini bisa menimpa siapa saja bukan hanya perawat. Baca juga dipecat-gara-gara-mengeluh-di-facebook yang ternyata tidak terlalu banyak diulas dibandingkan berita perawat dipecat.

Yang bisa kita ambil dari pelajaran ini adalah saat ini area privasi sesorang sudah sangat terbatas. Globalisasi tanpa disadari telah sedikit-demi sedikit ‘menggerogoti” privasi seseorang. Atas nama keterbukaan terkadang kita menganggap sepele privasi kita maupun orang lain. Dalam konteks profesi menyampaikan rahasia pasien kepada orang yang tidak berhak menerima bisa berakibat fatal bagi pasien dan perawat tentunya. Mungkin kalau privasi seseorang hanya anda bicarakan dengan teman anda saat makan siang di kantin hanya teman anda yang tahu. Tetapi kalau informasi tersebut meskipun tidak kita sengaja terekspos ke dunia maya .. apa kata dunia ..??? Kata kuncinya adalah hati-hati, jaga rahasia pasien kapanpun dimanapun.

Mungkin cerita Kang Rawins bisa dijadikan pengantar penutup posting ini

Selamat ber-facebook-ria, dan jangan tanya facebook saya karena saya belum/tidak punya pengin !!!🙂

Tentang Ong Rosyadi

Seorang Ners jebolan PSIK UGM punya sedikit pengalaman di emergency nursing, medical surgical nursing, nursing education, hypnotherapy, wound care, NLP Sekarang hidup di dua kota Banyumas dan Jogjakarta dan sekitarnya Senang berbagi dengan semua saja yang membaca blog ini, semoga bermanfaat
Pos ini dipublikasikan di berita perawat dan tag , , , , , . Tandai permalink.

5 Balasan ke PERAWAT DAN FACEBOOK

  1. Suster Gila berkata:

    Kalau saya kurang setuju dengan Kang Rawins, Mau baik atau buruk di facebook bukan oleh karena facebook-nya. Tul ga?
    Kalau privacy pasien itu mah lain lagi.
    Terus Bung Ong kapan mau ber facebook?

  2. Jason berkata:

    Aku dapet deal dan order dari facebook lho….Penasaran kan? Maka ikutan facebook. Tapi dunia Bloger tetep konsisten dunk. Karena beda areanya.

  3. Yuliana Elias berkata:

    Untuk tulisan kali ini, saya kurang setuju,.. kita diberi akal budi, kecerdasan, hikmat untuk berfikir dan mengambil keputusan, termasuk dalam “ber-fb” ria.. Media apapun bagaimana kita mengelolanya dan menyikapinya, memang betul soal perawat iseng yang berlebihan berakibat fatal itu lain soal.. tapi bukan facebooknya yang salah kan…tapi ngomong2 buat “Suster Gila”, walau saya setuju pendapatnya, apa gak ada nama lain yang dapat mengangkat citra perawat… ???

  4. nersbandu berkata:

    gara-gara keberangkatan ke malay yg tertunda,gara2 visa. ditanyain terus di facebook. males ah buka lagi. enakan blogingan.
    he…3x jd curhat nih.

    btw, bntar lg beasiswa ads buat s2 ma s3 dibuka awal juni. ada yg pernah dpt ga. triknya gmn sih. klo ada, tlg ya
    kirimin di nersbandu@yahoo.com
    thx ya baru mau nyoba

  5. Wastu berkata:

    Saya pernah masuk sampai short list, tidak memuaskan interviewer. Trik pertama, jangan bohong, kedua riwayat akademis harus bagus ip DIATAS 3,5 sangat menjanjikan masuk shortlist, ketiga aktif dalam kegiatan profesi atau kemasyarakatan, ketiga patuhi persyaratan, keempat gunakan hasil tes toefl yang resmi dan nilainya jauh di atas persyaratan. Kelima jika sudah lolos shortlist, cari informasi sebanyak banyaknya tentang universitas yang dituju dan negara bagian mana, saat interview jangan lupa memuji muji universitas tersebut dan negaranya, keenam Yakin saja diterima dan jelaskan potensi Anda dengan sebaik baiknya, ketujuh, Pasrah, karena persaingannya LUAR BIASA BESAR.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s