Sertifikat Menjadi Tidak Lagi Penting

Judul ini saya ambil dari salah seorang motivator kenamaan, Krsihnamurti. Beliau menulis catatannya tentang hal ini di http://portalnlp.com juga dalam bukunya Share the Key yang merupakan salinan dari tulisan-tulisan beliau. Selengkapnya, tulisan beliau sebagai berikut……

Paling tidak buat bisnis training saya. Pasar akan menilai karya saya, bukan lagi sertifikat saya. Pengalaman selama lima tahun ini mengatakan bahwa pasar melihat karya nyata yang dicetak di lapangan adalah sertifikat yang sudah teruji dibandig sertifikat yang sudah dicetak di atas sehelai kertas. Sertifikat karya nyata lebih mahal nilainya.

Kita belajar dari kehidupan bahwa ijazah sekolah tidaklah menjadi jaminan keberhasilan kita di kehidupan ini. Ironis sekali bila kita sebagai trainer justru melabelkan diri dengan berbagai titel di depan dan di belakang nama kita yang memberikan kesan bahwa AKU ADALAH ORANG PINTAR. (Padahal untuk saat ini untuk menjadi orang pintar sangatlah murah. Anda hanya perlu minum TOLAK ANGIN saja, maka anda sudah mendapat gelar ORANG PINTAR, he..he..)

Untuk itulah, semua sertifikat yang saya peroleh selalu saya hanyutkan ke laut, untuk dipersembahkan lagi kepada sang pemilik dunia. Aku hanyalah alat Mu. Sertifikat hanyalah membuatku terbeban berat dan sering sekali terpeleset menjadi sombong. Jika Engkau masih mempercayaiku, maka aku percaya bahwa Engkaulah yang akan menjadi sertifikatku.

Itu adalah rangkaian kalimat Beliau yang ditulis dalam buku Key the Share. Kita boleh sepakat, boleh juga tidak. Tapi rangkaian kalimat Beliau dapat menjadi bahan pemikiran dan renungan bagi kita para perawat, agar tidak memandang sebelah mata terhadap rekan-rekan kita yang telah memberikan sumbang sihnya kepada profesi ini, walaupun mereka tidak menyandang gelar Ners di belakang namanya.

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

2 Balasan ke Sertifikat Menjadi Tidak Lagi Penting

  1. belajar NLP berkata:

    Saya sangat setuju dengan pendapat Krishnamurti seorang trainer nasional yang berwawasan luas dan mempunyai latar Belakang Pendidikan & Profesi:

    Lulusan Universitas Gunadarma thn 1988

    Sebagai IT Manager selama 10 tahun

    Belajar Mind Power dari Bpk Col. Haji Izaideen Samsoodeen, Master ABC Malaysia

    Belajar NLP (Neuro Linguistic Programming) dari Bpk Wiwoho (Maha Guru NLP), Bpk Stefanus (NLP Master Trainer) & Bp. Saiful (NLP Coach)

    Belajar dari Dr. John Grinder (Co-creator NLP), Carmen Bostic St Clair tentang : New Code NLP di Kuala Lumpur, Malaysia, Maret 2005 dan Essential Training Skill di NLP Academy, London, Inggris, Maret 2006

    Belajar Bussines School for Entrepreneurs dari Excellerated, Kuala Lumpur, April 2006

    Belajar Ericksonian Hypnosis & Psychotherapy dari Stephen Gilligan, Ph.D. di San Marcos, California, Amerika, Juli 2006

    Belajar NLP Generasi 3 “Dynamics of Deep Transformation” dari Peter Wrycza, Ph.D. di International Academy for Transformational Coaching and Leadership, Bali, Agustus 2006.

    Salut buat Pak Krishnamurti yang terus belajar dan berguru NLP kepada sumbernya dan lembaga resmi bersertifikasi untuk NLP sehingga beliau menjadi seorang trainer Nasional yang mumpuni dan berjiwa besar sehingga sudah tidak memerlukan lagi sertifikat yang hanya berupa selembar kertas, sepertinya para perawat perlu belajar banyak dari Pak Krisnamurti.

  2. Sarwo berkata:

    Wah mantep artikelnya. Saja juga selama ni belajar dg krisnamurti tapi yang pakai Jiddu Krisnamurti yang penting sama krisnamurtinya.

    selembar kertas akreditasi adalah baik, lebih terasa bila yang memberi adalah publik secara langsung jadi tidak mengaku-aku akan keberadaan kita, tapi publik yang menilai apakah kita punya sumbang sih apa tidak.

    untuk pinter tidak cuma tolak angin tapi kembali kita njalanin ritual lama kita dengan sering bertanya pada simbah, yang paling terkenal memang sekarang bernama simbah “Google”🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s