MuLok Unggul dalam Pasar Kerja Perawat

Sebuah pertanyaan oleh pelaksana pelayanan perawatan di rumah sakit atau lembaga layanan lainnya, “Apakah pembelajaran kurikulum fik era sekarang bagi mahasiswa keperawatan bisa menjawab trend pasar kerja bagi Perawat, dimana lingkungan kerja yang dihadapi terjadi perubahan-perubahan?” Tentu hal tersebut harus dijawab oleh dosen dan institusi pendidikan Perawat
Untuk menjawab pertanyaan tersebut tentu kita harus melihat trend sifat pekerjaan dan demam RS dan perubahan lembaga layanan kesehatan yang terjadi di Indonesia pada dewasa ini dan yang akan datang (envisioning)
Ada 4 trend pasar kerja yang berdampak yang mendasar pada Institusi Pendidikan Perawat, yaitu :
1. Pergeseran kendali layanan Perawat ke tangan pasien (klien)
2. Kecepatan perubahan
3. Peningkatan persaingan
4. Pergeseran ke knowledge-based work.
Dari keempat hal tersebut pengelola pendidikan Perawat diera sekarang seharusnya sudah berorientasi hal tersebut. Yang menjadi keprihatinan para alumni rata-rata institusi pendidikan berorientasi hanya”mencerdaskan generasi bangsa” artinya hanya menjalankan tugas sesuai dengan kurikulum. Hal tersebut kalau dilihat dari kaca mata bisnis,seperti ” Peternak bebek
Peternak bebek, mengapa..? Kita tahu bahwa sifat bebek selamanya tidak akan mau mikir telurnya yang telah dikeluarkan, mau dierami oleh siapa terserah (karena bebek tidak mau mengerami telurnya), mau jadi telur asin/didadar… silahkan.
Di era dahulu walaupun era SPK, mereka sangat disenangi/ditunggu oleh RS/Puskesmas dan lembaga layananan kesehantan lainya, masyarakat sebagai sekolah kejuruan favorit karena selesai kerja bisa dengan mudah masuk menjadi PNS (diunit pelayanan atau institusi pendidikan)
Untuk di era sekarang ini jelas sangat berbeda tetapi semuanya bisa, bisa dan bisa berpeluang dengan catatan paradigma Pengelola dan Dosen Institusi Pendidikan Perawat telah bergeser ke empat trend tersebut diatas, dengan membuat kreatifitas Muatan Lokal (mulok) sebagai produk kompetitif. Mengapa demikian karena Institusi pendidikan Perawat di Indonesia sebagian besar tidak mempunyai lahan praktek sendiri dan tak ada penelusuran minat kerja saat menjadi alumni.
Kalau Anda tertarik mempuat ancaman menjadi peluang ikuti blog KOMITE PERAWATAN terus secara rutin dan saya akan bahas satu persatu.

1.Pergeseran kendali layanan Perawat ke tangan pasien (klien)
Pelayanan jasa kesehatan di rumah sakit atau lembaga layanan lainnya bagi dokter, Dietision, Apoteker telah tercipta produk jasa layanan yang dibutuhkan dan pilihan pelanggan “pasien”. Kondisi tersebut artinya terjadi kendali jasa layanan ke tangan pasien (pelanggan). Melalui dompetnya pasien “klien” menggunakan kebutuhan, keinginan, dan harapan mereka untuk menetukan produk dan jasa apa yangperlu diproduksi dan disediakan oleh dokter, apoteker. Bagaimana dengan layanan yang diberikan oleh Perawat (tak memandang gelar), artinya mereka “pasien” berani mengeluarkan isi dompetnya untuk membeli produk jasa layanan Perawat. Inilah yang menjadi basic problem di Komunitas Perawat yang meragukan akan kompetensinya sendiri”menggerutu”. Sebenarnya tak perlu terjadi kalau komunitas Perawat MINDSETnya telah bergeser bahwa, “Produk layanan Perawat bisa menjadi daya tarik masyarakat yang kompetitif dan unggul” dengan satu persepsi. Untuk menjadikan komunitas Perawat dalam organisasi layanan kesehatan yang bisa bersaing, bertahan dan berkembang di lingkungan yang didalamnya pelanggan/pasien memegang kendali, maka Perawat perlu mengubah pendekatan yang digunakan untuk mengorganisasi sumber daya manusianya (SDM) untuk memanfaatkan kompetensi untuk memuasi kebutuhan, keinginan adan harapan pelanggan/pasien. Yang menjadi pertanyaan Anda, “dari mana?”, yaitu :
a. Di Unit pelayanan Perawatan, jelas dari pengelolaan SDM yang link dengan Organisasinya (RS/BP/Puskesmas)
b. Untuk embrionya, ya jelas dari institusi pendidikan Perawat.
Sesua dengan judul di atas, maka Muatan Lokal (MULOK) menjadi penting dan strategis bagi masa depan generasi Perawat untuk melakukan kompetitor eksternal maupun internal.
Stikes ataupun Poltekes sebagai lembaga pendidikan Perawat untuk selalu jeli, kreatif dan inovator dalam mempersiapkan calon-calon Perawat dengan membuat muatan lokal (mulok) yang visioner. bila mungkin tiap 2-3 tahun selalu ganti dengan asumsi menyesuaikan pasar kerja (permintaan perusahaan, RS dan atau kebijakan pemerintah). Sangat berbahaya dan beresiko bagi Stikes dan Poltekes Jurusan Perawatan saat ini yang masih menggunakan pendekatan fungsional hirarkhis, dimana pendekatan tersebut didesain untuk peningkatan produktifitas, koordinasi, dan pengendalian (sebagai pekerja) yang bukan untuk a)kecepatan dan kualitan layanan Perawat, b) fleksibelitas sistem keperawatan, c) keterpaduan Tim Pelayanan Kesehatan, d) dan inovasi, kreatifitas produk jasa Perawat yang merupakan satu kesatuan sistem penghasil nila (value) bagi pelanggan/pasien. Untuk itu MULOK yang berorientasi pasar kerja menjadi penting untuk mahasiswa sebagai bekal dikemudian hari dalam bursa kerja profesi kesehatan
2. Kecepatan Perubahan
Untuk pembahasan ini belum saya copikan sambil menunggu analisa pasar, untuk itu sabar ya Perawat lagi ditulis dalam otaku (maaf usia simbah tambah tua, harus mengingat-ingat kembali, he…he…)

Tentang Ronin Hidayat M.Kes

Saya adalah Wakil Ketua Bani Ma'soem, Anak dari Bpk Mukhson dan Ny. Kamsinah (almarhum)
Pos ini dipublikasikan di open mind. Tandai permalink.

3 Balasan ke MuLok Unggul dalam Pasar Kerja Perawat

  1. linda berkata:

    Contoh MULOK nya apa Mbah yang sesuai dengn pasar sekarang?

  2. Ida Ayu Sutrisni berkata:

    contoh muloknya apa ?

  3. gayuh berkata:

    Ikutan Tukeran Link…Link Anda sdh saya pasang. Salam kenal…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s